Sejarah Pembentukan

 

 

Umum.           Pembentukan Batalyon Zeni Tempur 1/DD tidak lepas dari perkembangan situasi dan kondisi di wilayah Sumatera Utara pada awal tahun 1950-an dan khususnya perkembangan TNI AD di wilayah tersebut. Sejarah pembentukan merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami karena dengan sejarah akan diketahui asal usul motivasi dan tujuan dibentuknya satuan, sehingga hal tersebut akan dapat mempengaruhi perkembangan satuan pada periode-periode selanjutnya.

 

Latar Belakang Pembentukan.   Situasi dan kondisi wilayah Sumatera dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tidak jauh berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Wilayah Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Aceh masing-masing mempunyai pasukan bersenjata yang mana pada bulan Oktober 1945 telah menggabungkan diri dalam suatu wadah perjuangan yang dibentuk oleh pemerintah yang diberi nama Badan Keamanan Rakyat, dalam perkembangan selanjutnya Badan Keamanan Rakyat dirubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat yang kita kenal dengan sebutan TKR dan kemudian pada tanggal 3 Juni 1950 dirubah lagi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pada masa TKR inilsh terdapat pasukan-pasukan yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan teknis seperti pembuatan senjata, granat tangan, dan persenjataan perang lainnya serta kemampuan untuk membuat barak-barak dan kubu-kubu pertahanan. Di garis depan dibentuklah pasukan yang bertugas menghancurkan jembatan, pemasangan rintangan-rintangan dan usaha-usaha lainnya yang bersifat teknis guna menghambat gerak maju musuh. Pasukan-pasukan inilah merupakan cikal bakal terbetuknya satuan Genie di Wilayah Kodam ll/BB.

 

Proses Pembentukan.      Pada awal Maret 1950 di Sumatera Utara Kompi Genie dibawah pimpinan Letnan Satu Tampak Sebayang dari Brastagi bergabung dengan Kompi Genie KNIL dibawah pimpinan Letnan Satu Safari dari Medan, dan selanjutnya pada pertengahan Maret 1950 satuan Genie gabungan tersebut dibawah pimpinan Letnan Satu Sukotjo sebagai Komandan Batalyon Genie Pioner. Peristiwa bergabungnya Kompi Genie dibawah pimpinan Letnan Satu Tampak Sebayang dari Brastagi dengan Kompi Genie KNIL dibawah pimpinan Letnan Satu Safari dari Medan merupakan tonggak bersejarah berdirinya Batalyon Zeni Tempur 1/DD, sehingga pada tanggal 15 Maret 1950 ditetapkan sebagai hari jadi Batalyon Zeni Tempur 1/DD.

Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep /77/Kasad/Put/50 bulan Juni 1950 tentang penempatan tujuh Batalyon Genie di Tujuh Teritorium, menetapkan untuk Teritorium I kedudukan Satuan Genie Pionernya berada di kota Medan.

Selanjutnya berdasarkan pengumuman Direktur Zeni Angkatan Darat Nomor Peng / 16 / X /1958 tanggal 1 Oktober 1958 Batalyon Genie Pioner Teritorium I dirubah menjadi Batalyon Zeni Tempur 1 Kodam II/ Bukit Barisan, setelah reorganisasi di dalam tubuh ABRI tahun 1985 maka Batalyon Zeni Tempur 1 berada di bawah Kodam 1/ Bukit Barisan.