NOBAR Final Piala Dunia Francis VS Croasia

di laga final piala Dunia 2018 yang mempertemukan francis melawan Croasia,Danyonzipur 1/DD Letnan Kolonel CZI Rielman Yudha menyelenggarakan NOBAR di Aula Suganda Yonzipur 1/DD.

Acara NOBAR menurut Danyonzipur 1/DD dapat pula menambah jalinan silaturami,karena sepak bola dapat menjadi sarana pemersatu bangsa. untuk menyemarakan final piala Dunia tahun 2018 yang mempertemukan Francis melawan Croasia,Danyonzipur 1/DD mengundang Tokoh Masyarakat,wartawan dan Bankom Dhira Dharma.

DANYON ZIPUR 1/DD BERSAMA KAPOLSEK MEDAN HELVETIA MEMBERI KEJUTAN DAN UCAPKAN SELAMAT HUT BHAYANGKARA KEPADA KAPOLRESTABES MEDAN

Komandan Batalyon Zeni Tempur 1/DD Letkol Czi Rielman Yudha menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72. Di Lapangan Kecamatan Helvetia Medan, Rabu (10/7/2018) pagi.

Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Rielman Yudha hadir didampingi Kapolsek Medan Helvetia, Turut hadir pula Kapolrestabes didampingi ibu Bhayangkari sebagai Irup pada upacara HUT bhayangkara ke – 72.

Dalam acara ini, Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Rielman Yudha bertindak selaku tamu VVIP upacara. Danyonzipur dan Kapolsek juga memberikan kejutan yang meriah dalam acara HUT Bhayangkara yang ke-72 kepada Kapolrestabes.

 

Danyonzipur 1/DD juga ikut berpartisipasi dengan menghadirkan peleton Jihandak dengan menggunakan kostume kebanggaan Peleton Jihandak, 2 Body Armor dan 2 Omer ini mengiringi jalannya Kapolsek dengan membawa bunga sementara 2 Omer membawa tumpeng dan kue tar ulang tahun.

 

Pada kesempatan ini, Kapolrestabes Medan mengatakan sangat bangga dan terharu dengan kejutan yang dipersembahkan oleh peleton Jihandak.”Saya bangga dengan Yonzipur 1/DD,karena menampilkan tim jihandaknya dalam HUT Bhayangkara, “sebutnya.

Sementara itu,Danyonzipur 1/DD Letkol Czi Rielman Yudha saat bersalaman dengan Kapolrestabes juga mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke-72, semoga TNI – Polri tetap solid. Jaya Selalu TNI-Polri, “sebut Danyon.

Yonzipur 1/DD juara 3 lomba pemasangan tenda HUT ke 68 Kodam I/BB

Dalam rangka memperingati HUT Kodam I/BB Ke 68 yang di selenggarakan di Lapangan Benteng pada tanggal  25 Juni 2018,dengan di isi berbagai kegiatan di antaranya adalah upacara memperingati HUT Ke 68 Kodam I/BB dan perlombaan-perlombaan antar Satuan Batalyon BS Kodam I/BB. maksud dari perlombaan tersebut adalah untuk meningkatkan kinerja Prajurit Kodam I/BB dan untuk menumbuhkan kekompakan antar Satuannya.

Perlombaan yang di selenggarakan oleh panitia HUT Ke 68 Kodam I/BB salah satunya adalah perlombaan memasang Tenda Parasut yang di ikuti oleh seluruh satuan BS Kodam I/BB. Satuan Batalyon BS Kodam I/BB mengikuti perlombaan tersebut dengan rasa semangat yang membarah mengingat membawa nama satuannya masing-masing yang tidak mau malu karena pulang tidak mendapat juara, terutama satuan Yozipur 1/DD yang menunjukan rasa semangat Dhira Dharma yang berartikan mengabdi sampai titik darah penghabisan.

Dengan semangat Dhira Dharma dan kekompakan antar Prajurit,Satuan Yonzipur 1/DD yang di pimpin oleh Letnan Kolonel CZI Rielman Yudha mendapatkan peringkat Ke 3 dari 5 Satuan Batalyon BS Kodam I/BB. Semangat dan  kekompakan satuan Yonzipur 1/DD itu di karenakan dedikasi Danyonzipur 1/DD Letnan Kolonel Rielman Yudha yang di berikan kepada Prajuritnya.

 

Yonzipur 1/DD Siaga Dalam Rangka Pengamanan Pilkada 2018

Pilkada merupakan salah satu pesta demokrasi yang tersebar di wilayah seluruh propinsi di Indonesia. Dari penyelenggaraannya tentu memiliki tingkatan berbeda dalam hal kerawanan yang ada di setiap daerah.

Di wilayah Sumatera Utara khususnya memiliki keanekaragaman suku dan budaya yang dapat dimanfaatkan oleh oknum provokator yang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu, dalam satas Tripatra yang dibentuk oleh Polda Sumut maka TNI khususnya Kodam I/BB dilibatkan dalam perbantuan kekuatan kepada Kepolisian dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018.

  • Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Adapun pengertian dari netralitas TNI sebagai berikut :

Netral : “Tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak”

Netralitas TNI : “TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis”

  • Implementasi (pelaksanaan) Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada.

a. Mengamankan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.
b. Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu dan Pilkada.
c. Satuan/perorangan/fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI.
d. Prajurit TNI tidak menggunakan hak memilih baik dalam Pemilu maupun Pilkada.
e. Khusus bagi prajurit TNI (isteri/suami/anak prajurit TNI), hak memilih merupakan hak individu selaku warga negara, institusi atau satuan dilarang memberi arahan di dalam menentukan pelaksanaan dari hak pilih tersebut

Batalyon Zeni Tempur 1/ DD mengerahkan 254 prajuritnya untuk diperbantukan dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018 di wilayah kota Medan. Dalam pelaksanaanya prajurit harus senantiasa menjunjung tinggi undang-undang yang mengatur tentang netralitas TNI.

LATIHAN KESIAPAN JIHANDAK YONZIPUR 1/DD MENGHADAPI ANCAMAN PAKET BOM

Tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Batalyon Zeni Tempur 1/DD berhasil mengamankan paket mencurigakan yang berada di Rumah Jaga Batalyon Zeni Tempur 1/DD, Medan, Senin (12/02/2018).

Paket mencurigakan yang terbungkus berwarna coklat itu berada di bawah meja penjagaan Batalyon Zeni Tempur 1/DD. Mengetahui adanya paket mencurigakan tersebut, regu jaga langsung melapor kepada Perwira Jaga kemudian dilaporkan kepada Peleton Jihandak.

Mendapat laporan tersebut, tidak lama kemudian peleton Jihandak dibawah pimpinan Lettu Czi Rosy Dwi Cahya langsung meluncur ke rumah jaga dan langsung menyusun organisasi agar dapat mendeteksi benda yang mencurigakan tersebut.


Dalam aksinya kali ini untuk mengetahui isi dari paket yang mencurigakan tersebut mereka mengoperasikan alat bantu deteksi dengan menggunakan alat deteksi X-Ray yaitu alat yang dapat mengambil gambar didalam sebuah paket atau benda-benda lain yang mencurigakan.

Mengetahui isi dari paket tersebut adalah sebuah bahan peledak,Tim Jihandak segera melaksanakan prosedur penanganan ancaman terhadap paket tersebut. Dari hasil X-ray diketahui bahwa rangkaian penyala dan panel elektronika dalam paket tersebut dapat dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi, maka tim Jihandak segera mengevakuasi paket tersebut dengan menggunakan Robot EOD dan memasukkan nya kedalam bomb trailler, paket tersebut langsung dibawa ke tempat yang aman agar dapat di Disposal Movie.

Pelaksanaan penanganan bom dilaksanakan dengan sangat teliti dan hati-hati sesuai dengan motto Tim Jihandak Yonzipur 1/DD adalah “Tidak Ada Kesalahan Kedua Kali Bagi Peleton Jihandak”.

Dengan peralatan yang dimiliki Tim Jihandak, paket tersebut dapat diamankan dengan selamat dan sukses. Latihan simulasi ini dilaksanakan guna mengantisipasi adanya aksi teror yang mungkin dapat terjadi mendatang.

Letkol Czi Rielman Yudha selaku komandan batalyon menekankan, “Latihan simulasi antisipasi teror yang kita laksnakan guna meningkatkan kemampuan Tim Jihandak Yonzipur 1/DD, “

Tingkatkan Kemampuan Beladiri Prajurit Dengan Latihan Double Stick

Latihan demonstrasi Double Stick ini relatif singkat, namun hal itu bukanlah hambatan bagi prajurit Batalyon Zeni Tempur 1/DD untuk menampilkan yang terbaik. Hal ini dibuktikan dari kerja keras dan dedikasi seluruh prajurit dalam berlatih.

Berbagai perlengkapan dan peralatan yang akan digunakan telah disiapkan jauh hari dan saat ini prajurit-prakurit Yonzipur 1/DD sangat semangat untuk melaksanakan demonstrasi tersebut.

Demonstrasi sangat tepat bagi prajurit, apalagi jika ditambah dengan menggunakan Double Stick sebagai senjata, sebab demonstrasi ini memerlukan kekompakan dalam setiap pergerakannya dan indah untuk dipertontonkan.

“Demonstrasi menggunakan Double Stick sebagai senjata merupakan suatu sistem yang sangat efektif dan efesien, dikarenakan terdapat bermacam – macam tehnik yang dapat dipadukan dan ditambah Double Stick sebagai senjata, sehingga demonstrasi ini semakin menarik, “penjelasan dari Komandan Yonzipur 1/DD, Letkol Czi Rielman Yudha.

Danyon mengatakan bahwa dengan memiliki kemampuan demonstrasi menggunakan Double Stick, merupakan salah satu nilai plus bagi prajurit untuk menjalankan tugas kedepannya.”Latihan demonstrasi Double Stick juga untuk meningkatkan kemampuan prajurit, “