LATIHAN KESIAPAN JIHANDAK YONZIPUR 1/DD MENGHADAPI ANCAMAN PAKET BOM

Tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Batalyon Zeni Tempur 1/DD berhasil mengamankan paket mencurigakan yang berada di Rumah Jaga Batalyon Zeni Tempur 1/DD, Medan, Senin (12/02/2018).

Paket mencurigakan yang terbungkus berwarna coklat itu berada di bawah meja penjagaan Batalyon Zeni Tempur 1/DD. Mengetahui adanya paket mencurigakan tersebut, regu jaga langsung melapor kepada Perwira Jaga kemudian dilaporkan kepada Peleton Jihandak.

Mendapat laporan tersebut, tidak lama kemudian peleton Jihandak dibawah pimpinan Lettu Czi Rosy Dwi Cahya langsung meluncur ke rumah jaga dan langsung menyusun organisasi agar dapat mendeteksi benda yang mencurigakan tersebut.


Dalam aksinya kali ini untuk mengetahui isi dari paket yang mencurigakan tersebut mereka mengoperasikan alat bantu deteksi dengan menggunakan alat deteksi X-Ray yaitu alat yang dapat mengambil gambar didalam sebuah paket atau benda-benda lain yang mencurigakan.

Mengetahui isi dari paket tersebut adalah sebuah bahan peledak,Tim Jihandak segera melaksanakan prosedur penanganan ancaman terhadap paket tersebut. Dari hasil X-ray diketahui bahwa rangkaian penyala dan panel elektronika dalam paket tersebut dapat dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi, maka tim Jihandak segera mengevakuasi paket tersebut dengan menggunakan Robot EOD dan memasukkan nya kedalam bomb trailler, paket tersebut langsung dibawa ke tempat yang aman agar dapat di Disposal Movie.

Pelaksanaan penanganan bom dilaksanakan dengan sangat teliti dan hati-hati sesuai dengan motto Tim Jihandak Yonzipur 1/DD adalah “Tidak Ada Kesalahan Kedua Kali Bagi Peleton Jihandak”.

Dengan peralatan yang dimiliki Tim Jihandak, paket tersebut dapat diamankan dengan selamat dan sukses. Latihan simulasi ini dilaksanakan guna mengantisipasi adanya aksi teror yang mungkin dapat terjadi mendatang.

Letkol Czi Rielman Yudha selaku komandan batalyon menekankan, “Latihan simulasi antisipasi teror yang kita laksnakan guna meningkatkan kemampuan Tim Jihandak Yonzipur 1/DD, “

Tingkatkan Kemampuan Beladiri Prajurit Dengan Latihan Double Stick

Latihan demonstrasi Double Stick ini relatif singkat, namun hal itu bukanlah hambatan bagi prajurit Batalyon Zeni Tempur 1/DD untuk menampilkan yang terbaik. Hal ini dibuktikan dari kerja keras dan dedikasi seluruh prajurit dalam berlatih.

Berbagai perlengkapan dan peralatan yang akan digunakan telah disiapkan jauh hari dan saat ini prajurit-prakurit Yonzipur 1/DD sangat semangat untuk melaksanakan demonstrasi tersebut.

Demonstrasi sangat tepat bagi prajurit, apalagi jika ditambah dengan menggunakan Double Stick sebagai senjata, sebab demonstrasi ini memerlukan kekompakan dalam setiap pergerakannya dan indah untuk dipertontonkan.

“Demonstrasi menggunakan Double Stick sebagai senjata merupakan suatu sistem yang sangat efektif dan efesien, dikarenakan terdapat bermacam – macam tehnik yang dapat dipadukan dan ditambah Double Stick sebagai senjata, sehingga demonstrasi ini semakin menarik, “penjelasan dari Komandan Yonzipur 1/DD, Letkol Czi Rielman Yudha.

Danyon mengatakan bahwa dengan memiliki kemampuan demonstrasi menggunakan Double Stick, merupakan salah satu nilai plus bagi prajurit untuk menjalankan tugas kedepannya.”Latihan demonstrasi Double Stick juga untuk meningkatkan kemampuan prajurit, “