LATBAKJATRI TRIWULAN I Tahun 2018

Guna meningkatkan dan menguji kemampuan menembak, prajurit Batalyon Zeni Tempur 1/DD, menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbak Jatri) Triwulan I Tahun Anggaran 2018, Rabu (14/02/2018) di Lapangan Tembak Mako Kompi Bantuan Pulo Brayan Bengkel.

Materi kali ini terdiri dari menembak Pistol dan Senapan. Pada materi menembak senapan dengan jarak 100 meter terdiri dari tembakan pengelompokan, tembakan penilaian dan tembakan evaluasi, sedangkan tembak pistol terdiri dari tembakan koreksi dan tembakan penilaian dengan jarak 15 meter.

Di sela-sela latihan tersebut, pelatih menembak Serka Noveri Zebua mengatakan bahwa seluruh prajurit Macan harus mampu menembak tepat jarak 100 meter dengan nilai 240 untuk senapan dan 15 meter dengan nilai 80 untuk menembak Pistol, serta tujuan latihan ini untuk memelihara dan mengasah kemampuan prajurit Yonzipur 1/DD dalam bidang menembak.

Pelatih menembak tetap terapkan protap dengan ketat, karena akan fatal bagi prajurit yonzipur bila ada kesalahan sekecil apapun. faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan dan kewajiban pelaku untuk mengikuti setiap instruksi dari pelatih harus tetap dilaksanakan. Agar kegiatan latihan berjalan dengan aman dan lancar.

SINERGITAS TNI-POLRI HENTIKAN PERTIKAIAN WARGA DI TANJUNG MULIA

Puluhan personel gabungan dari TNI Yonzipur 1/DD dan Kodim 0201/BS serta Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pertikaian antar warga dengan pihak PT. Agung Citra Prima, Jum’at (19/01/2018). Bentrok yang diduga disebabkan adanya pekerjaan penimbunan tanah/lahan sengketa ini terjadi di Jalan Metal, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli , Kota Medan.

Kecepatan aparat keamanan (TNI dan Polri) tiba di lokasi kejadian pertikaian antar warga dapat segera diatasi, Sinergitas TNI Polri diperlukan guna menjaga keamanan serta berlangsungnya pengamanan warga mendatang.

Pantauan dari lokasi kejadian, pertikaian pecah dan aparat kepolisian tidak mampu membendung massa yang menggeruduk Jalan Metal, Tanjung Mulia. Sehingga Kapolres Labuhan Belawan meminta dukungan pasukan TNI ke Dandim 0201/BS dan Dandim minta perkuatan pasukan dari Yonzipur 1/DD.

Mendapat info ada bentrok massa, lantas Danyonzipur 1/DD Letnan Kolonel Czi Rielman Yudha, melapor ke Komando Atas dan selanjutnya mengirimkan anggotanya sebanyak 40 orang personil Yonzipur 1/DD untuk mengamankan pertikaian yang terjad.

Setibanya anggota Yonzipur 1/DD ditempat, anggota Yonzipur 1/DD langsung merancang taktik pengamanan dengan anggota Polri yang sudah berada di tempat. Dengan adanya Sinergitas antara TNI dan Polri tersebut secara perlahan emosi warga pun dapat di redam dengan cepat dan tepat yang pada akhirnya dilaksanakan mediasi antara pihak pihak yang bertikai oleh pihak keamanan dan Muspika setempat.

“Anggota Yonzipur 1/DD harus bersikap tegas dalam melaksanakan pengamanan dan menjalankan Protap yang sudah ditentukan, kita harus ciptakan kondusif di Medan, “ tegas Danyon Zipur 1/DD kepada anggotanya.

Netralitas Prajurit Yonzipur 1/DD Menghadapi Pilkada 2018

Menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2018, Danyon Zipur 1/DD Letnan Kolonel (Letkol) Czi Rielman Yudha memberikan sosialisasi dan penyerahan buku Netralitas TNI kepada seluruh prajurit Yonzipur 1/DD, Kamis (18/01/2018). Pemberian buku ini diserahkan oleh Letnan Satu (Lettu) Czi Bambang Wahyudi selaku Perwira Staf Personalia (Pasipers) mewakili Danyon Zipur 1/DD di Aula Suganda Makoyonzipur 1/DD..

“Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Yang dalam Pasal 2 antara lain di tegaskan bahwa Tentara Profesional Ialah Tentara yang tidak berpolitik Praktis., “ujar Danyon .

Pemberian buku saku Netralitas TNI dan pengarahan ini, setelah Letnan Kolonel (Letkol) Czi Rielman Yudha,
menerima pengarahan dan Buku Netralitas TNI dari Pangdam I / BB Mayjen TNI Cucu Somantri saat menggelar upacara 17-an bulan Januari 2018.

“TNI harus netral dalam kehidupan berpolitik serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Dalam implementasi Netralitas TNI, prajurit TNI harus ikut mengamankan Pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri, “sebut Danyon.

Penekanan dari Komandan Batalyon, “sikap netral yang ditujukan Prajurit TNI, sangat penting dalam menyelenggarakan Pilkada yang aman dan kondusif bagi masyarakat.  Arahan netralitas TNI dalam menghadapi Pilkada nanti sesuai perintah Panglima TNI yang diteruskan ke Pangdam I/BB, dan perintah serta amanah itu kita sosialisasikan ke anggota, “